PROGRAM LITERASI SMKN 12 BANDUNG TAHUN PELAJARAN 2017-2018

Kemendikbud luncurkan Gerakan Literasi Sekolah berbasis budi Pekerti melalui Permen nomor 23 tahun 2013 yang bertujuan menumbuhkan budi pekerti luhur melalui membaca, karena dengan membaca banyak yang bisa dipelajari oleh peserti didik. Dalam dunia pendidikan program ini sangat penting dilaksanakan karena dunia pendidikan tempatnya menumbuh kembangkan segala potensi yang dimiliki peserta didik seperti yang disampaikan oleh Ki Hadjar Dewantara:

 

Perencanaan  Gerakan Literasi SMK N 12 Bandung

  1. Pembentukan Team Literasi. Tercantum dalam surat tugas tertanggal 05 januari 2016
  1. Melakukan sosialisasi tentang gerakan literasi sekolah, dilakukan dalam rapat dinas yang diadakan oleh Kepala Sekolah disampaikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan serta komite sekolah melalui upacara hari senin, melalui website SMK N 12 Bandung
  2. Melaksanakan sosialisasi gerakan literasi sekolah kepada orang tua dalam rapat dengan orang tua siswa dan menyampaikan surat edaran tentang program GLS kepada orang tua
  3. Membuat mading
  4. Membuat pojok- pojok baca
  5. Menciptakan suasana yang nyaman untuk membaca
  6. Mengumpulkan hasil tulisan dan karya yang dibuat peseta didik

 

Pelaksanaan  Gerakan Literasi 

Melaksanakan 3 tahapan gerakan literasi sekolah

  1. Tahapan pembiasaan :
  • 15 menit sebelum pelajaran dimulai membaca buku yang bukan buku pelajaran
  • Pembuatan jurnal hasil bacaan siswa
  • Mengisi madding secara bergantian
  1. Tahapan pengembangan :
  • Membaca 15 menit sebelum belajar dari berbagai sumber
  • Pembuatan bahan kaya teks untuk siswa
  • Pembelajaran berbasis literasi
  • Memajang hasil karya siswa di setiap tempat yang strategis contoh koridor, madding secara bergantian.
  • Mengadakan lomba menulis puisi, cerpen, perpustakaan kelas, lomba poster
  • Membuat pojok bacaan dari karya siswa
  1. Tahap pembelajaran :
  • Merayakan hari besar dengan membacakan literasi tentang hari tersebut
  • Melaksanakan diskusi tentang sebuah bacaan
  • Bedah buku
  • Membuat daftar buku yang sudah dibaca
  • Presentasi dari buku yang sudah dibuat resume
  • Memberikan penghargaan bagi yang menulis dengan hasil tulisan yang berkwalitas
  • Mendatangkan instruktur yang menguasai gerakan literasi
  • Mendokumentasikan hasil karya siswa menjadi sebuah buku bacaan melalui seleksi kualitas isi tulisan.

 

Penilaian Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah

  • Membuat angket evaluasi pelaksanaan GLS dengan berbagai indikator
  • Mengembangkan pelaksanaan GLS
  • Melakukan pemantauan secara kontinu pelaksanaan GLS dan menuliskan temuan-temuan dalam pelaksanaannya.

 

Pembagian Tugas dalam Team Gerakan Literasi Sekolah

Seluruh anggota dalam team yang tercantum dalam surat tugas, memiliki tanggung jawab yang sama dalam melaksanakan dan mensukseskan program ini. Untuk memudahkan pelaksanaannya, diatur seperti di bawah ini:

  • Bapak Kepala Sekolah sebagai Penanggung Jawab
  • Bapak Asep Sobarudin sebagai coordinator team bekewajiban mengarahkan dan mensosialisasikan GLS
  • Awang sebagai Ketua  mengkondisikan  team dalam melaksanakan tugas serta membantu tugas Bapak Asep
  • Yayah Honapiyah, M.M.Pd dengan  Wulan Mutiarani, S.Pd secara kontinu membimbing siswa melakukan penulisan puisi dan menyeleksi hasil karya yang layak dipajang di mading/koridor/perpustakaan kelas. Dengan catatan hasil karya yang sudah diganti penempelannya dikumpulkan untuk dibukukan disimpan di perpustakaan  kelas.
  • Nurkomariyah, M.M.Pd, dengan Merin Novi Astuti, S.Pd mengkondisikan adanya perpustakaan kelas dengan menempatkan di sudut kelas yang strategis dan kondusif   dengan bacaan berupa hasil tulisan siswa dari berbagai sumber bacaan.
  • Hj. Lilis Herawati, M.M.Pd dengan Eka Nurul Setiawati, S.Pd membimbing siswa secara kontinu untuk menulis cerpen dan menseleksi hasil karya untuk disimpan di perpustakaan kelas dan yang sudah tidak dipajang dikumpulkan untuk dibukukan dan disimpan di perpustakaan kelas.

 

Team ini sudah dapat melaksanakan tugas setelah menerima surat tugas dari sekolah. Demikian pembagian tugas ini disampaikan semoga dapat dilaksanakan sebagaimana  mestinya. Atas kerjasamanya, kami ucapkan terimakasih

 

Langkah- langkah sosialisasi GLS di lingkungan sekolah :

  • Menyampaikan mengenai program GLS secara lisan disisipkan dalam upacara hari senin dengan bantuan waka kesiswaan pada tanggal  9 April 2018.
  • Menyampaikan secara tertulis program GLS melalui website SMK N 12 pada tanggal 16 April 2018 dengan bantuan team IT
  • Menyampaikan GLS dalam rapat Dinas Sekolah melalui izin dari Bapak Kepala Sekolah.
  • Menyampaikan GLS kepada Komite Sekolah dengan bantuan Bapak Kepala Sekolah.
  • Menyampaikan GLS kepada orang tua peserta didik dengan bantuan Para Wali Kelas.
  • Menciptakan suasana yang kondusif untuk GLS dengan bantuan Waka Sarana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *