Pesawat Jabiru SMKN 12 Bandung Siap Terbang

Jabiru, pesawat rakitan siswa SMKN 12 Kota Bandung, siap terbang pada Maret 2014. Saat ini pihak sekolah masih menunggu izin terbang dari Komandan Lanud Husein Sastranegera Bandung. Sementara izin dari Kementerian Perhubungan sudah dikantongi.

“Hasil koordinasi dengan Dan Lanud Husein, izin akan segera dikeluarkan. Makanya kami menargetkan Maret ini Jabiru sudah bisa terbang perdana,” ungkap Kepala Sekolah SMKN 12 Kota Bandung, Edy Purwanto kepada wartawan di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Jln. Ahmad Yani, Kamis (20/2).

Perakitan pesawat Jabiru ini dilakukan sejak Februari 2011. Saat itu anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 1 miliar. Di antaranya untuk membeli sejumlah kelengkapan pesawat, proses perakitan, dan pajak bea cukai. Anggaran tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud. Perakitan pesawat selesai sekitar bulan Juli di tahun yang sama.

Sejak saat itu, pesawat sudah jadi. Namun belum bisa terbang karena terkendala izin. Izin yang dibutuhkan yaitu dari Kemenhub dan Dan Lanud Husein Sastranegara. “Alhamdulillah sekarang izin terbang dari Kemenhub sudah ada, tinggal izin dari Dan Lanud,” tegas Kepala Sekolah SMKN 12 Bandung.
Dikatakan, izin terbang Jabiru dari Dan Lanud Husein Sastranegara perlu dikeluarkan agar tidak mengganggu jadwal penerbangan regional. Pemegang otoritas ini adalah pihak yang memiliki bandara, yakni Lanud Husein Sastranegara.

“Karena stasiun pesawat ‘kan ada di bandara. Dan untuk menerbangkan pesawat ya di bandara. Oleh sebab itu izin dari pemegang otoritas bandara harus ada. Otomatis penerbangan Jabiru ini harus disesuaikan dengan penerbangan regional,” beber Kepala Sekolah SMKN 12 Bandung.

Menurutnya, izin prinsip dari Kemenhub dan Lanud Sulaeman tersebut harus ada karena memarkir atau menerbangkan pesawat tidak bisa sembarangan. Tidak seperti kendaraan bermotor yang meski belum memiliki surat-surat resminya masih bisa dites atau digunakan di jalan.

Misi kemanusian

Disinggung mengenai peruntukan Jabiru, Kepala Sekolah SMKN 12 Bandung menjelaskan, pesawat tersebut tidak untuk dikomersialkan seperti pesawat operator. Pesawat yang memiliki 4 tempat duduk itu akan digunakan untuk misi kemanusian dan olahraga.

Jabiru akan digunakan untuk misi kemanusiaan, seperti dalam situasi bencana, mengevakuasi korban dan mengantar kebutuhan bagi korban. “Tapi terbatas juga karena cuma ada 4 tempat duduk. Tidak ada bagasinya. Kalaupun bawa barang pasti bisa, tapi mengurangi jumlah orang,” katanya.

Jabiru juga akan digunakan untuk olahraga Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jawa Barat. “Jumat ini kami bertemu sejumlah pihak terkait, temasuk FASI,” ujarnya.
Pihaknya berharap jika Jabiru berhasil diterbangkan, maka pemerintah dan FASI bisa bekerja sama dengan SMKN 12. Sebab saat ini banyak masyarakat yang berminat untuk terbang tapi tidak punya pesawat.
“Makanya kami bisa memfasilitasi hal ini. Kalau menyewa pesawat khusus ‘kan mahal. Jika bekerja sama dengan kami, maka keuntungannya selain bagi mereka, juga untuk SMKN 12,” tegasnya.

Sumber: http://www.klik-galamedia.com/pesawat-jabiru-smkn-12-siap-terbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *